Bukan Big Sam, Inilah 7 Pelatih Sepak Bola dengan Masa Jabatan Tersingkat di Dunia

Bukan Big Sam, Inilah 7 Pelatih Sepak Bola dengan Masa Jabatan Tersingkat di Dunia

bukan-big-sam-inilah-7-pelatih-sepak-bola-dengan-masa-jabatan-tersingkat-di-dunia-fuo

 Agen Bola Online – FA resmi mengeluarkan surat pemecatan kepada Sam Allardyce dipecat pada Selasa (27/9) malam waktu setempat. Itu artinya dia baru menjabat sebagai pelatih Timnas Inggris senior selama 67 hari.

Tapi tahukah Anda, ternyata Big Sam bukanlah pelatih sepak bola profesional yang dipecat paling cepat. Karena ada 7 pria lain yang mencatat rekor lebih baik darinya untuk urusan pelatih sepak bola profesional dengan masa jabatan tersingkat sedunia.

Berikut ini kami sarikan kutipannya dari SunSport.

7. Brian Clough (Leeds United: 44 hari, 1974)
Sebuah judul film telah dibuat tentang kisah legendaris sang pria Inggris selama di Elland Road. Sejak kedatangannya, Clough langsung menjuluki para pemain Leeds sebagai pemain ‘kotor’ dan ‘curang’. Sebab itulah yang membuat hubungannya dengan para pemain jadi tidak harmonis, dibarengi dengan hasil mengecewakan di atas lapangan. Perpecahan menjadi awal dari akhir hubungan mereka.

6.Luigi Delneri (FC Porto: 36 hari, 2004)
Jadi bagaimana seharusnya FC Porto menggantikan seorang Jose Mourinho yang pindah ke Chelsea? Mungkin tidak dengan mendatangkan seorang pelatih asal Italia yang banyak pindah-pindah klub. Karena The Dragons
merupakan salah satu dari 20 klub yang pernah ditangani Delneri. Dia mengaku kalau homesick sebagai alasannya meninggalkan Portugal. Setelah beberapa bulan, dia mengambil pekerjaan sebagai pelatih AS Roma dan hanya bertahan selama enam bulan.

5.Serse Cosmi (Palermo: 34 hari, 2011)
Sejak 2007, jumlah pelatih/manajer yang telah dipekerjakan Palermo sejak 2007 hingga 2016 adalah 28 orang. Cosmi adalah salah satunya, yang hanya bertahan selama 34 hari di bangku cadangan klub asal Sisilia tersebut. Uniknya, dia menggantikan dan digantikan oleh orang yang sama.

4.Steve Coppel (Manchester City: 33 hari, 1996)
Mantan manajer/pelatih Crystal Palace ini akhirnya menjabat posisi serupa di klub asal London itu. Tapi di Manchester City, dia hanya kebagian jatah memimpin tim pada enam pertandingan. Coppel mengaku dia
kewalahan dengan tekanan yang dialamatkan pada dirinya sendiri saat itu.

3.Kevin Cullis (Swansea City: 7 hari, 1996)
Yang membuat ceritanya menjadi luar biasa adalah karena dia cuma bertahan untuk satu setengah pertandingan. Saat itu, Swansea yang masih bermain di Divisi III, punya kebiasaan mempekerjakan sekaligus memecat pelatih seenaknya. Walau namanya kurang familiar, Cullis ditunjuk sebagai pelatih pada 1996. Pada pertandingan keduanya, The Swans kalah 0-4. Dilaporkan bahwa para pemain telah membahtah perintahnya dan mengatur diri mereka sendiri pada babak kedua.

2.Marcelo Bielsa (Lazio: 2 hari, 2016)
El Loco punya garansi mentereng sebagai salah satu pelatih/manajer terbaik di dunia. Lazio mengira mereka telah mendapatkan pria tepat untuk bangkit di Serie A dan kompetisi antar klub Eropa. Meski begitu kenyataannya, mimpi muluk itu berubah jadi mimpi buruk ketika Bielsa mengundurkan diri hanya 48 jam sejak memutuskan setuju jadi pelatih Lazio, I Biancocelesti pun menuntut ganti rugi kepadanya senilai 43 juta Poundsterling.

Baca Juga : Ini Rahasia Leicester Puncaki Grup G Liga Champions

1.Leroy Rosenior (Torquay: 10 menit atau 600 detik, 2007)
Sampai sekarang, dia tercatat dalam sejarah sebagai pelatih/manajer sepak bola profesional dengan masa jabatan paling cepat atau terpendek sedunia. Rosenior telah ditunjuk kembali jadi pelatih klub League One
itu pada 17 Mei 2007. Akan tetapi, sekitar 600 detik kemudian, rapat konsorsium yang baru saja mengambil alih kepemilikan klub memecatnya dan mempekerjakan Paul Buckle.