Tembus Tiga Besar, Milan Diminta Tetap Membumi

Tembus Tiga Besar, Milan Diminta Tetap Membumi

tembus-tiga-besar-milan-diminta-tetap-membumi-vbh

Agen bola online _ VERONA – Kemenangan penting diraih AC Milan kala bertandang ke markas Chievo Verona, Stadion Marc’Antonio Bentegodi, Senin (17/10/2016) dini hari WIB di pekan kedelapan Liga Italia 2016/2017. Striker Rossoneri, Mbaye Niang yang juga turut menyumbang satu gol dalam kemenangan 3-1, menilai timnya wajib menjejak tanah sebab kompetisi masih panjang.

Milan menang tiga gol lewat gol yang dicetak Juraj Kucka di menit akhir babak pertama, Niang di menit awal babak kedua, dan Carlos Bacca di masa injury time pertandingan. Ada pun gol tim tuan rumah dicetak Valter Birsa pada menit ke-72.
Baca juga : Tumbangkan Chievo, Milan Naik ke Posisi Tiga Besar
Tambahan tiga angka membuat Milan naik ke peringkat tiga dengan koleksi poin 16, cuma beda selisih gol dari Roma di peringkat dua dan tertinggal lima poin dari Juventus. Tim asuhan Vicenzo Montella menggeser Napoli setelah sang rival dibekuk Roma sehari sebelumnya.

Niang yang turut mencetak gol menilai timnya layak mendulang tiga poin di markas lawan. Tak cuma itu, pemain asal Prancis menyebut Milan bakal punya musim yang bagus andai bisa terus bermain apik seperti ketika mengalahkan Chievo.

“Kami sudah memberi segalanya. Kemenangan ini layak dan kami perlu merayakannya. Jika kami ingin punya musim yang bagus, itu artinya kami perlu menang seperti ini lagi,” ucap Niang ketika diwawancara Mediaset Premium yang dikutip dari Football-Italia.

“Jika bisa terus seperti ini, kami bisa bicarakan Liga Europa. Kami punya 16 poin, tapi kami mesti tetap rendah hati, layaknya permulaan,”

“Saya sendiri terus memberikan segalanya untuk kaus ini. Kami semua Milan dan di setiap pertandingan, kami memang harus total,” tutupnya.

Sementara di kubu lawan, pelatih Chievo Rolando Maran tak kuasa menahan kekecewaannya gagal meraup poin di kandang sendiri. Ia menyayangkan timnya yang kebobolan di menit akhir babak pertama yang dinilai meruntuhkan mental anak asuhnya.

“Di babak pertama, kami bermain seperti yang kami inginkan dan kami seimbang dengan Milan. Tapi, gol Juraj Kucka menghantam kenyamanan bermain kami,” sesal Maran.

“Kemudian berlanjut pasca istirahat di mana kami kebobolan lagi. Setelahnya, kami bisa kembali ke trek dan mengejar ketertinggalan. Tapi setelah kami bisa mengejar ketertinggalan dan mencari gol penyeimbang, gol ketiga datang entah dari mana,” keluhnya.

“Kami keboboan dua gol berkat dua kesalahan umpan. Kami bisa menciptakan serangan yang bagus, tapi kami tidak terlalu berbahaya dalam sisi penyelesaian. Ini mengecewakan, kami bermain dalam level yang sama dengan Milan, tapi itu belum cukup membuahkan hasil,” pungkasnya.