Zidane Samai Rekor Legenda, Apakah Madrid Ulangi Memori 1991/92?

Zidane Samai Rekor Legenda, Apakah Madrid Ulangi Memori 1991/92?

zidane-samai-legenda-apakah-madrid-ulangi-memori-1991-92-6p5

Agen Bola Online – Ada keuntungan yang diraih Real Madrid usai mencukur Atletico Madrid 3-0 pada lanjutan Liga Spanyol 2016/2017 pekan 12, Minggu (20/11) dini hari WIB. Apakah keuntungan tersebut? Apakah dari tiga gol yang dilesakkan Cristiano Ronaldo?

Keuntungan Madrid sudah barang tentu mereka menang gengsi antar sesama tim Ibu Kota Spanyol. Kedua, Madrid kini masih memimpin klasemen Liga Spanyol 2016/2017 dengan nilai 30.

Satu keuntungan lainnya didapat Madrid secara tidak langsung, yaitu ketika Barcelona ditahan Malaga tanpa gol dalam laga di Estadio Camp Nou. Hasil itu menjadikan selisih poin antara Madrid dengan Barcelona bertambah menjadi empat angka.

Walaupun belum sampai sepertiga dari kalender penuh Liga Spanyol musim ini. Tapi setidaknya keunggulan tersebut masih cukup nyaman jelang jeda Liga Champions tengah pekan.

Karena seperti dilaporkan Marca, sudah lama sekali Madrid kembali memimpin klasemen liga hingga pekan 12 dengan mencatat keunggulan empat poin atas rivalnya di peringkat kedua. Hal itu sudah lama tidak dirasakan oleh Madrid sejak musim 1991/1992, di mana saat itu sebuah kemenangan masih dihargai dua poin (kini tiga).

Waktu itu, Emilio Butragueno dkk mengumpulkan 23 poin dari 12 laga awal liga, sedang Atletico menguntit di peringkat kedua dengan 19 angka. Meski begitu, pada akhir musim malah justru Barcelona yang merebut gelar liga dengan keunggulan satu poin atas Madrid dan dua angka atas Atletico.Baca Juga : Kandaskan Atletico, Cristiano Ronaldo Cs Belum Ternoda di Musim Ini

Apakah memori buruk bagi Madrid itu terulang pada akhir musim Liga Spanyol 2016/2017? Adapun baiknya, pasukan asuhan Zinedine Zidane melanjutkan periode tidak pernah kalah mereka hingga 29 laga di berbagai kompetisi.

Kini Zidane jadi pelatih kelima Real Madrid yang mampu mencatat rekor tersebut, di mana saat ini dia bersanding dengan rekor yang dimiliki Madrid era Leo Beenhakker.