Cari Solusi Darurat di Januari, Guardiola Minta Tolong Madrid

Cari Solusi Darurat di Januari, Guardiola Minta Tolong Madrid

cari-solusi-darurat-di-januari-2017-guardiola-minta-tolong-madrid-bwd

Agen Bola Online – Di 10 pekan awal Liga Primer Inggris (EPL) 2016/17, Manchester City tampil superior dan menguasai tampuk pimpinan klasemen sementara. Tapi setelah itu hingga pekan ke-15, The Citizens mulai kehabisan bensin. Ya, hasil dua kemenangan, dua kekalahan, dan sekali imbang pada lima laga terakhir Man City di liga. Amat bertolak belakang dengan rapor 10 laga awal mereka di liga (7 menang, 2 imbang, 1 kalah). Alhasil, pasukan besutan Josep Guardiola kini malah tertinggal 7 poin dari Chelsea di puncak klasemen sementara.Baca Juga : Walcott Deg-degan Tunggu Hasil Undian 16 Besar Liga Champions

Para petinggi Manchester City jelas bertanya-tanya, ada apa dengan armada Guardiola belakangan ini. Apakah mereka kelelahan atau taktik sang pelatih mulai terbaca oleh pelatih klub lain? Keduanya dinilai ada kaitannya. Satu penyebab lainnya, bisa jadi karena lemahnya lini belakang mereka ketika menerima serangan balik lawan.

Tengok saja dua kekalahan teraktual tim Manchester Biru di liga, yaitu masing-masing dengan skor 1-3 dari Chelsea dan 2-4 dari Leicester City. Kok bisa lini pertahanan City rapuh? Bukannya City telah membeli John Stones dari Everton? Akan tetapi, John Stones seorang diri tentu tidak dapat disalahkan.

Seperti dilaporkan sejumlah media massa di Inggris, Stones sepertinya tidak memiliki mitra yang kompak dan tangguh. Benarkah begitu? Apakah kualitas dari Nicolas Otamendi atau Aleksandar Kolarov kurang oke?

Jawabannya ternyata bukan itu semua. Intinya ada di tongkat komando lini belakang. Karena sejauh ini, kehadiran kapten tim Vincent Kompany sebagai pimpinan di sektor sentral City, masih belum tergantikan. Bek internasional Belgia itu tak pernah lama berada dalam kondisi 100 persen fit. Di liga musim ini, defender 30 tahun tersebut baru dapat 115 menit main.

Selain itu, kelemahan City ketika menerima serangan balik yang cepat dari lawan, disebabkan kurangnya komunikasi antara Stones-Otamendi-Kolarov, juga karena Claudio Bravo belum paham betul dengan rekan-rekan bek di depannya. Oleh sebab itu, Diario Gol mengklaim jika Guardiola kini sedang mencari solusi darurat buat mencari pengganti Kompany.

Beberapa agen pemain, disebut telah menghubungi direktur olahraga Manchester City Txiki Begiristain, untuk menawarkan pemain mereka. Salah satu pemain yang dinilai cocok ialah bek sentral Real Madrid. Pepe dinilai bisa menggantikan Kompany sebagai pimpinan di lini belakang City. Di usianya yang mencapai 33 tahun, musim ini Zinedine Zidane lebih sering mempercayai Raphael Varane buat menemani Sergio Ramos. Pepe juga sedang mengalami kekecewaan, karena dia masih belum ditawarkan perpanjangan kontrak oleh Madrid.

Kalau tawaran itu belum diberikan pada 1 Januari 2017, sejak itu pula Pepe sudah memiliki kebebasan bernegosiasi dengan klub lain. Madrid tentu bakal senang, jika ada klub seperti City yang mau meminang Pepe di bursa transfer pemain musim panas 2017. Pasalnya, kontrak bek internasional Portugal tersebut di Estadio Santiago Bernabeu, bakal habis pada 30 Juni 2017. Artinya, kalau Pepe dibiarkan menyelesaikan servisnya di waktu tersebut, Madrid takkan dapat apa-apa, karena dia bisa pergi ke klub lain secara gratis.

Adapun, bek yang memiliki gaji 3,5 juta Euro per musim tersebut. Sejatinya sudah ditawari perpanjangan kontrak oleh Madrid. Hanya saja, Pepe mau tambahan masa bakti dua musim, tidak cuma semusim yang ditawarkan oleh El Real. Kabar terbaru menyebutkan, City siap menawarkan Pepe kontrak dua musim sejak Januari 2017. Bahkan gajinya bakal dinaikkan hingga mencapai 6 juta Euro per musim. Bagaimana Madrid, apakah Anda mau melepas Pepe sekaligus menolong Guardiola?