Kebangkitan Milan Bukan Kebetulan Semata

Kebangkitan Milan Bukan Kebetulan Semata

e261a94e-f090-455c-baaa-090b16499533

Situs Bandar Judi Bola Ibcbet Indonesia Terbaik – AC Milan dan Gennaro Gattuso lolos dari ujian besar pertama mereka. Kemenangan dua gol dalam lawatan ke AS Roma menunjukkan kalau tren bagus mereka bukan kebetulan.

Di Stadion Olimpico, Senin (26/2/2018) dinihari WIB tadi, Milan membawa pulang kemenangan 2-0. Rossoneri mencetak gol ke gawang AS Roma di babak kedua, melalui aksi Patrick Cutrone dan Davide Calabria.

Poin penuh dari laga di ibukota belum membawa Milan bergeser dari posisi tujuh klasemen. Riccardo Montolivo dkk punya 44 poin hasil dari 26 kali main (W13 D5 L8). Meski begitu, kemenangan atas Roma adalah dorongan moral besar untuk mereka.

Lawatan ke Roma adalah ujian berat pertama Mian bersama Gattuso. Pelatih 40 tahun itu berhasil membangkitkan Milan dengan tidak terkalahkan sejak pergantian tahun. Tapi semua itu didapat atas tim-tim yang di atas kertas memang tidak diunggulkan.

Poin penuh dari kemenangan dua gol atas Roma menjadi titik tolak baru untuk Milan menghadapi sisa kompetisi musim ini. Mereka masih harus menjalani perjuangan tak mudah untuk setidaknya bisa masuk zona Liga Champions.

Baca Juga :Bidik Final Coppa Italia, Milan Belum Mau Pikirkan Inter dan Arsenal

Apalagi Milan akan menjalani beberapa laga berat di pekan-pekan berikutnya. Setelah sukses membungkam Roma, Inter Milan sudah menunggu.

“Benar, tim ini harusnya bisa tampil lebih baik di awal musim, termasuk di periode awal saya menduduki kursi pelatih, karena kami kehilangan poin atas Benevento. Saya tidak berpikir kalau masalahnya ada pada kualitas, karena tim ini selalu memiliki itu. Ini soal determinasi dan kerjasama,” ucap Gattuso usai pertandingan.

Datang menggantikan Vincenzo Montella, Gattuso menjalani awal yang berat sebagai pelatih Milan. Dia banyak dikritik lantaran Milan hanya bermain imbang dengan Benevento. Padahal, sebelumnya Benevento selalu kalah di Serie A.

Tapi setelah itu, Gattuso mulai menemukan apa yang dia butuhkan untuk membawa Milan bangkit. Dia mengubah formasi 3-5-2, yang dikembangkan Montella, menjadi 4-3-3. Meski pada beberapa kesempatan Milan masih terlihat gagap dengan formasi itu, hasil-hasil positif terus didapat.

Hal lainnya, dengan gayanya yang meledak-ledak, Gattuso bisa menyuntikkan lagi semangat juang dan determinasi pemain-pemainnya yang sempat jatuh. Hasilnya, Milan kini sudah tak terkalahkan di 12 pertandingan beruntun.

“Ada pemain yang mengorbankan dirinya sendiri dan berjuang, mereka menderita karena cara mereka bekerja kini berbeda dibanding sebelumnya. Di bulan pertama kami bersama, kondisinya sulit. Tapi pemain-pemain ini selalu mendengarkan saya dalam segala hal. Dan kini kami tidak terkalahkan di 12 pertandingan,” lanjut Gattuso di ESPNFC.

Cuma tujuh poin yang kini menjadi pemicah Milan dengan zona Liga Champions. Rentetan kemenangan, kepercayaan diri yang sudah tumbuh lagi, serta ledakan Gattuso dari pinggir lapangan bisa membuat Rossoneri mewujudkan target mereka untuk masuk empat besar.