Abramovich Diyakini Tak Akan Menjual Chelsea

Abramovich Diyakini Tak Akan Menjual Chelsea

80865b94-8942-488a-9517-599bfddb27d6_169

Situs Bandar Judi Bola Ibcbet Indonesia Terbaik – Belakangan muncul rumor Roman Abramovich akan meninggalkan Chelsea. Tapi, hal itu diyakini takkan terjadi. Apa sebabnya?

Abramovich mengalami masalah visa Inggris beberapa bulan terakhir yang membuatnya tidak bisa berada di negara itu dalam beberapa waktu. Hal ini lantas membuat sejumlah rencana klub tertunda, terutama renovasi Stamford Bridge.

Masalah-masalah tersebut langsung menciptakan rumor terkait peluang Abramovich menjual Chelsea. The Times mengabarkan Abramovich siap melepas Chelsea di angka 1,17 miliar poundsterling.

Hal ini pun menjadi kekhawatiran tersendiri karena semua tahu bahwa Pengusaha Rusia itu adalah salah satu alasan Chelsea sukses di era modern saat ini.

Baca Juga :Dengan atau Tanpa Conte, Ruediger Cuma Ingin Juara di Chelsea

Sejak akuisisi Abramovich di tahun 2003, Chelsea berubah menjadi tim raksasa. Sejak saat itu, The Blues sudah lima kali juara Premier League, satu kali Liga Champions, satu Liga Europa, lima kali juara Piala FA, dan tiga kali juara Piala Liga Inggris.

Mantan striker Chelsea, Eidur Gudjohnsen, angkat bicara soal ini. Dia masih yakin Abramovich tak akan begitu saja pergi dari Chelsea.

“Saya tak berpikir seperti itu. Ketika dia pertama kali datang, semua orang mempertanyakan dan menganggap dia hanya bersenang-senang. Semua yang kita baca hanya tentang biliuner Rusia datang ke Chelsea dan mengeluarkan banyak uang dan berapa lama dia bertahan,” ujar Gudjhonsen kepada Talksport.

“Pada akhirnya dia bertahan lebih lama dari perkiraan banyak orang. Abramovich pantas dihormati karena itu. Saya pikir dia masih ingin Chelsea menjadi klub top Premier League dan kecewa karena tim finis peringkat lima tahun ini.”

“Namun, pada akhirnya mereka tetap mampu meraih trofi. Sangat tidak etis mengatakan bahwa mereka hanya memenangi Piala FA atau berkata itu hanya Piala FA. Ini adalah kompetisi unik. Kompetisi piala terbesar di dunia dan paling bersejarah,” tutup pria asal Islandia itu.