Dongeng Sempurna Benjamin Pavard, Si Thuram Baru Les Bleus

Dongeng Sempurna Benjamin Pavard, Si Thuram Baru Les Bleus

Situs Bandar Judi Bola Ibcbet Indonesia Terbaik – Benjamin Pavard tak banyak dikenal sebelum menjuarai Piala Dunia 2018 bersama timnas Prancis. Bek yang disebut Lilian Thuram baru itu punya dongeng sempurna.

Pavard merupakan satu nama asing di skuat Les Blues yang dipenuhi oleh banyak bintang. Pemain klub Jerman, VfB Stuttgart, itu diberi kepercayaan untuk mengawal sisi kanan pertahanan.

Alih-alih mempercayai pemain bintang seperti Benjamin Mendy dan Djibril Sidibe, Didier Deschamps memberi kepercayaan untuk Pavard berlaga sebanyak enam kali untuk bek 22 tahun itu.

Pavard masih bermain di Bundesliga 2 di musim 2016/2017. Stuttgart akhirnya dibawa promosi di ke Bundesliga 1. Di kasta tertinggi Liga Jerman musim lalu, Pavard tak tergantikan di Stuttgart. Dia bermain sebanyak 34 kali dengan sumbangan satu gol.

Dengan konsistensi permainan yang ditunjukkan oleh Pavard, pantas kalau Deschamps memberinya kepercayaan. Salah satu balasan kepercayaan Pavard pada Deschamps terjadi di laga Prancis melawan Argentina, tim Ayam Jantan menang 4-3, Pavard mencetak satu gol.

Pavard menjadi penyama kedudukan saat Prancis ketinggalan 1-2, dengan tendangan keras melengkung. Prancis menyingkirkan Argentina di babak 16 besar Piala Dunia 2018.

Pavard sepertinya juga menjadi jimat untuk timnas Prancis. Sejak di level junior, dia tak pernah kalah saat mengenakan seragam Les Bleus dengan rincian U-19 (4 pertandingan), U-21 (15 pertandingan), dan senior (12 pertandingan).

Baca Juga :Kaka Terpesona Kecepatan Mbappe, Seperti Ini Pujiannya

“Orang-orang akan menulis Benjamin Pavard di internet dan hasilnya akan muncul juara Piala Dunia. Ini luar biasa. Terima kasih untuk tim, staf, yang membuat kami berada dalam kondisi yang terbaik. Juga untuk publik Prancis yang selalu memberi dukungan,” kata Pavard di BeIN Sport.

“Ini adalah kemenangan untuk semua orang dari negara ini. Kami senang luar biasa. Ini adalah hari terbaik dalam hidup saya dan berharap bisa merasakan yang lebih banyak seperti ini. Tapi, sementara saya akan menikmati ini dengan seluruh keluarga saya.”

“Ini adalah sesuatu yang cukup mustahil. Pada waktu yang sama tahun lalu, saya masih bermain di divisi 2 Jerman. Saya juga masih 22 tahun dan tak punya banyak pengalaman. Tapi, kerja keras saya terbayarkan. Awalnya saya hanya berharap tampil 10 detik di turnamen ini, tapi ternyata lebih dari itu. Saya sangat bahagia, walau pada akhirnya ini adalah kemenangan tim,” dia menambahkan.

Pavard dibanding-bandingkan dengan Thuram, bek kanan Prancis peraih Piala Dunia 1998. Dia mengakui bahwa eks pemain Parma, Juventus, dan Barcelona itu memang seorang idola.

“Dia merupakan seorang idola. Dia bermain sebagai bek tengah di klubnya, tapi juga menjadi bek kanan untuk tim nasional. Dia merupakan pribadi yang luar biasa, sungguh merupakan kehormatan bisa menjabat tangannya,” kata Pavard.