Milan Hadapi Superioritas Juve, Gattuso: Tim Terkuat Belum Tentu Menang

Milan Hadapi Superioritas Juve, Gattuso: Tim Terkuat Belum Tentu Menang

Situs Bandar Judi Bola Ibcbet Indonesia Terbaik – Tidak bisa dipungkiri bahwa AC Milan inferior dibandingkan dengan Juventus. Pelatih Milan Gennaro Gattuso tetap optimistis timnya punya peluang menang.

Rossoneri akan menantang Juventus di Piala Super Italia, yang akan digelar di Stadion Raja Abdullah, Jeddah, Arab Saudi, pada Kamis (17/1/2019) dinihari WIB.

Milan sedang berupa menciptakan momentum positif dengan meraih dua kemenangan beruntun setelah gagal memenangi lima pertandingan sebelumnya. Selain itu, Milan juga tidak memiliki rekor oke melawan Juve dengan menderita kekalahan dalam enam pertemuan terakhir.

Di sisi lain, Juventus mendominasi Liga Italia dalam tujuh tahun terakhir dan tidak terkalahkan di semua kompetisi domestik musim ini. Sedangkan baru dua kekalahan yang diterima Bianconeri, yang semuanya terjadi di Liga Champions.

“Kami melawan sebuah tim yang selama ini mendominasi Italia selama delapan tahun, mereka tahu bagaimana caranya memenangi banyak trofi juara, tapi penting bagi kami untuk berada di sini dan merasakan pengalamannya,” Gattuso mengatakan dikutip Football Italia.

Baca Juga :Inter Sempat Ungguli City untuk Gabriel Jesus, tapi Pep Guardiola Jadi Pembeda

“Kami harus memainkan permainan kami sendiri dengan sebuah pendekatan yang tenang, karena tim terkuat tidak selalu memenang pertandingan satu kali. Kami ingin melihat sebuah penampilan yang hebat untuk mengalahkan Juventus besok. Kami semua sadar akan hal itu.”

Milan tersungkur 0-4 di hadapan Juve dalam final Coppa Italia musim lalu. Namun, Milan sempat menyulitkan Juventus sekalipun kalah 0-2 pada pertemuan terakhir kedua tim dalam lanjutan Liga Italia pada November 2018.

“Saya ingin melihat performa yang sama saat kami menghadapi Juventus di Turin. Kami melakukan segalanya untuk menyulitkan mereka. Saya juga ingat kami memulai dengan baik di final Coppa Italia, tapi kami kemudian kebobolan sebuah gol naif lalu bermain dengan kacau,” lanjut Gattuso.

“Saya menginginkan semangat yang saya lihat berkali-kali, tanpa duduk dan merajuk atau memikirkan tentang tadi adalah kesalahanku, kami membuat kesalahan, dan lain-lain. Teruslah maju, tetap konsentrasi selama 90 menit, dan tidak memikirkan seberapa kuat tim lawan.”