Puasnya Spalletti, Inter Menang di Tengah Kegaduhan soal Icardi

Puasnya Spalletti, Inter Menang di Tengah Kegaduhan soal Icardi

Situs Bandar Judi Bola Ibcbet Indonesia Terbaik – Inter Milan belakangan ramai jadi bahan pemberitaan soal kontroversi Mauro Icardi. Meski demikian, Inter tetap mampu mengamankan kemenangan atas Sampdoria.

Inter susah payah mengalahkan Sampdoria pada pertandingan pekan ke-24 Liga Italia. Dalam pertandingan di Giuseppe Meazza, Senin (18/2/2019) dini hari WIB, Nerazzurri menang dengan skor 2-1.

Sempat kesulitan di babak pertama, Inter baru bisa memecah kebuntuan pada menit ke-73 lewat gol Danilo D’Ambrosio. Namun Sampdoria cuma butuh waktu dua menit untuk menyamakan kedudukan. Kemenangan inter ditentukan oleh gol Radja Nainggolan pada menit ke-78.

“Kami sedikit takut di babak pertama dan Sampdoria begitu bagus dalam mengalirkan bola, membuat Anda mengejar. Kami harus mengeluarkan semua kualitas individu dan menempatkannya sebagai tim,” ujar pelatih Inter Luciano Spalletti kepada Sky Sport Italia seperti dikutip Football Italia.

Baca Juga :Sebuah Tim Serie C Kalah 0-20, Kick-off Cuma dengan Tujuh Pemain

“Saya benar-benar suka tepuk tangan dari fans setelah gol penyama tercipta, karena mereka mendorong kami untuk kembali ke jalur dan memberi kami kekuatan di momen sulit itu.”

Inter menghadapi Sampdoria tanpa Icardi. Striker asal Argentina itu absen karena mengalami cedera lutut.

Icardi sendiri jadi pusat pemberitaan sejak ban kaptennya dicopot oleh Inter. Dia kemudian absen dalam pertandingan leg pertama babak 32 besar Liga Europa melawan Rapid Vienna karena menolak gabung tim.

Oleh karena itu, Spalletti puas dengan kemenangan atas Sampdoria. Menurutnya, hasil tersebut jadi bukti kematangan timnya di tengah sorotan dan ramainya pemberitaan soal Icardi.

“Terus-terusan disibukkan dengan semua pembicaraan soal Inter itu bikin kami frustrasi. Saya pernah menghadapi berbagai situasi dalam karier saya dengan banyak sorotan, tapi tidak pernah seperti ini,” lanjut Spalletti.

“Kemenangan adalah tanda kematangan, jadi kami bisa mulai menembus gunungan kata-kata yang terus-terusan dikatakan soal Inter,” katanya.