Napoli Siap Lego Arkadiusz Milik, Tapi Tak Ada Diskon!

Napoli Siap Lego Arkadiusz Milik, Tapi Tak Ada Diskon!

Situs bandar judi bola ibcbet indinesia terbaik – Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, sudah rela kehilangan Arkadiusz Milik. Tapi, jangan harap De Laurentiis mau menjual murah penyerang asal Polandia itu.

Masa depan Milik kini tengah jadi spekulasi setelah dia menolak perpanjangan kontrak yang berakhir musim panas 2021. Dengan kedatangan Victor Osimhen dari Lille, Milik jelas bakal bersaing ketat dengan pemain Nigeria itu dan juga Fernando Llorente.

Belum lagi masih ada Dries Mertens dan Lorenzo Insigne yang selalu jadi pilihan utama di lini depan. Oleh karenanya, Milik lebih baik pergi dari Napoli dan memilih klub yang bisa memberinya jam terbang.

Salah satu yang mengincar Milik adalah Juventus yang dilatih Maurizio Sarri, pelatih yang dulu membawanya ke Napoli. Selain Juventus, ada juga Tottenham Hotspur yang ingin membawa mantan pemain Ajax Amsterdam itu.

Baca juga : Cara ‘Sultan’ Ronaldo Rayakan Scudetto Juventus: Beli Yacht Mewah!

De Laurentiis pun dengan menyesal harus melepas Milik karena usahanya untuk mempertahankan si pemain sia-sia. Tapi, De Laurentiis menegaskan takkan memberi diskon untuk klub yang menginginkan Milik.

Milik hanya akan dijual di harga 50 juta euro atau sekitar Rp 865 miliar. Jika tidak ada yang sanggup membelinya, Milik berpotensi jadi cadangan abadi sepanjang musim 2020/2021.

“Milik bebas dibeli kok. Sejak saya mengenalnya, saya selalu memintanya memperpanjang kontrak. Tapi dia cuek-cuek saja. Jadi dari situ, Anda harus bisa merelakan kepergiannya,” ujar De Laurentiis seperti dikutip Football-Italia.

“Milik akan pindah ke klub yang berani menawarnya tinggi, karena tidak ada diskon untuk siapapun. Jika tidak, maka dia berisiko bertahan di Napoli dan mungkin tidak akan dimainkan sama sekali,” sambungnya.

Arkadiusz Milik sudah tampil 121 kali untuk Napoli di seluruh kompetisi dengan torehan 48 gol dan lima assist. Sayangnya Milik dua kali diganggu cedera ligamen lutut pada 2016 dan 2017 sehingga menyulitkannya tampil konsisten.